Dakwah Di Era Teknologi Informasi

E-Dakwah

  1. Abstraksi

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (Qs. An-Nahl : 125)

Barang siapa yang mengajak orang lain kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang mengerjakannya” (H.R. Muslim).

 

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal salih dan berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang yang berserah diri” (H.R. Muslim).

 

Ada sebuah fenomena global dipenghujung abad 20 yang belakangan ini cukup banyak menarik perhatian para pemikir, ilmuwan, politikus, negarawan bahkan kalangan militer, dan fenomena ini seharusnya membuat kita bersyukur karena ia adalah Shahwah Islamiyah (kebangkitan islam).

Fenomena ini menarik bagi para pemikir dunia karena ia terjadi ketika sebuah peradaban yang kita sebut western civilization mulai kehilangan cahayanya dan bagaikan sedang tenggelam bersama senja, sedangkan peradaban Islam justru sedang memperlihatkan semangat dan vitalitas baru dibidang ideologi dan spiritualitas.

Fenomena ini menarik bagi para politikus, ekonom dan negarawan karena hal ini terjadi ketika dunia-dunia lain sudah merasa muak dan bosan dengan konsep demokrasi semu yang digembor-gemborkan oleh Amerika Serikat yang menyebut dirinya wakil yang aktual dari peradaban barat, sebuah konsep demokrasi bermuka dua dan memiliki standar ganda yang semuanya hanya untuk satu tujuan yaitu kepentingan Amerika dan sekutu-sekutunya yang termasuk didalamnya Zionis Israel. Sedangkan dalam waktu yang sama Islam sudah mulai menunjukkan peranannya dibidang politik, ekonomi dan kenegaraan. Turki yang sebelumnya mewakili sifat barat / eropa yang sekuler tapi sekarang pemerintahannya sudah dipegang oleh sebuah partai dengan pemimpinnya yang berafiliasi kepada keislaman yang baik dan moderat, serta merangkul semua pihak sehingga ketika partai ini naik perekonomian Turki pun ikut terdongkrak menjadi lebih baik dari sebelumnya. Walaupun sampai saat sekarang partai ini masih mendapat pertentangan kuat dari kaum sekuler dinegara tersebut. Contoh lain dari penerapan politik yang dilatar belakangai kekuatan Islam juga dapat kita lihat di Indonesia, dan insya Allah selanjutnya akan masuk ke wilayah kenegaraan dan perekonomian nasional.

Dan fenomena lain yang tidak kalah menariknya adalah mulai merebaknya kaum muda Islam yang menguasai keilmuan yang beragam, mereka tersebar diseluruh instansi-instansi pendidikan terbaik didunia, di perusahaan-perusahaan besar didunia sampai diparlemen pemerintahan diberbagai belahan dunia, dan mereka memiliki afiliasi keberagamaan yang baik, sehingga kelak ketika dunia Islam membutuhkan, maka jadilah mereka sebagai stock of iron sekaligus agent of change yang siap untuk digunakan.

Melihat berbagai macam fenomena diatas maka muncullah ide-ide baru bagaimana Islam mampu mengkomunikasikan, menyampaikan dan mentransfer nilai-nilai yang ada didalamnya kepada masyarakat dunia yang luas ini, sebuah masyarakat di sebuah era yang kita sebut era globalisasi dan informasi dimana batasan geografi, perbedaan kultur dan bahasa serta waktu sudah tidak lagi menjadi kendala. Sebuah diskursus yang saat ini menjadi tema-tema kontemporer yang banyak didiskusikan dibanyak tempat. Dari hal inilah banyak kita temukan harakah / gerakan yang mengatasnamakan kebangkitan Islam dengan tema dan konsep penyampaian dakwahnya yang berbeda-beda.

Secara global, semua fenomena dan peristiwa besar yang kini mewarnai dunia kita, pada akhirnya melukiskan dua stream utama peradaban yang saling berlawanan. Di dunia Islam sedang terjadi sebuah proses restrukturisasi, aktualisasi dan revitalisasi ideologi dan spiritualitas. Sementara itu, Barat telah memasuki fase mempertahankan establishment (kemapanan) peradabannya. Dari proses transformasi tersebut memang pada akhirnya tidak bisa dihindari akan adanya persinggungan-persinggungan baik dari sisi nilai-nilai politik, ekonomi, budaya, sosial, keilmuan sampai teknologi.

Sudah menjadi kewajiban bagi seorang muslim saat ini untuk mempersiapkan konsep Islam alternatif (al badailul Islamiyah) sebagai pengganti konsep-konsep sebelumnya yang telah gagal. Konsep yang dapat diimplementasikan secara real / nyata bukan hanya dari sisi syariat tapi juga pemikiran (shiyagah fikriyah), sistem politik (shiyagah manhajiyah), ekonomi, sosial, budaya, militer, hubungan dan relasi antar bangsa, pendidikan dan keilmuan sampai ke teknologi informasi.

Dalam kajian kali ini akan kita sorot persinggungan disisi pemanfaatan teknologi informasi secara khusus untuk penyebaran dakwah dan sekaligus bagian dari upaya kaum muslimin dalam menjawab dan mengkristalisasikan keyakinan bahwa Islam adalah jawaban dari permasalahan umat manusia saat ini.

 

  1. Pengantar dan Definisi

Kalau boleh kita ambil istilah dari Thomas L. Friedman dari bukunya yang berjudul The World is Flat maka dunia saat ini telah memasuki globalisasi versi 3.0 dimana dalam versi ini dunia sudah semakin sempit dan surut serta persaingan antar pemain didalamnya menjadi datar / selevel.

Dalam era globalisasi versi 3.0, saat ini yang menjadi peranan utama adalah adanya kekuatan para individu-individu untuk saling berkolaborasi dan bersaing secara global. Dan yang membuat datar dunia ini bukan lagi kekuatan tenaga kuda, mesin uap, dan hardware / perangkat keras tapi adalah software / perangkat lunak, segala macam software yang memiliki keterkaitan dan keterpaduan dengan pembuatan jaringan serat optik dan wireless global yang membuat setiap kita ini adalah tetangga. Setiap individu harus, bisa dan sanggup bertanya pada dirinya, dimana posisi diri kita dalam kompetisi persaingan global sekaligus kesempatan yang sedang terjadi didepan mata kita, dan juga bertanya bagaimana saya, dengan usaha sendiri, mampu berkolaborasi dan berkompetisi dengan yang lain?

Runtuhnya tembok Berlin pada 9 Nopember 1989 adalah tonggak mulainya demokratisasi dan tumbuhnya kreatifitas. Tidak hanya menjadi titik tolak sejarah bersatunya jerman timur dan barat, pengaruhnya runtuhnya tembok Berlin bahkan sampai ke India. Menteri Keuangan India pada saat itu yaitu Mannohan Singh mengambil inisiatif mulai membuka pintu ekonomi pada tahun 1991, melepaskan manajemen gaya sosialis yang hampir saja membangkrutkan India, meningkatkan cadangan devisa yang sebelumnya hanya $1 juta menjadi $118 miliar, dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dari hanya 3% menjadi lebih dari 7%. Di Eropa sendiri runtuhnya tembok berlin juga membuka jalan terbentuknya Uni Eropa, ekspansi 15 negara menjadi 25 negara, dan munculnya mata uang bersama bernama Euro.

6 bulan setelah runtuhnya tembok berlin, Microsoft Windows 3.0 muncul dengan fitur yang lebih mudah digunakan. Meskipun tentu saja Bill Gates harus mengucapkan terima kasih kepada para pesaingnya yaitu Steve Jobs yang lebih dulu mempelopori komputer rumah bernama Apple II tahun 1977, juga IBM yang membuka standar Personal Computer (PC) sehingga bisa dikembangkan oleh siapapun di dunia seperti sekarang ini. Beberapa kreatifitas lain yang luput dicatat oleh Friedman adalah di tahun yang sama Linus Torvald membangun kernel Linux generasi pertama, yang tidak diduga oleh pembuatnya sendiri Linux menjadi sistem operasi modern dan saingan terbesar Microsoft di era kini.

World Wide Web (WWW) atau kemudian disebut Web mengubah Internet menjadi dunia maya ajaib. Dengan Web orang bisa menempatkan karya digitalnya untuk diakses siapapun, memanggil dokumen yang tersimpan di server dan menayangkannya di layar komputer dengan cara yang sangat mudah. Tim Berners-Lee sang pencipta WWW telah ikut serta dalam proses mendatarkan dunia. Dalam thesis PhDnya Tim Berners-Lee meneruskan pekerjaan Vint Cerf dan Bob Kahn yang lebih dulu mengembangkan Internet. Web adalah ruang informasi maya, kalau di Internet banyak komputer, maka di Web ada banyak dokumen, suara, video, dan berbagai informasi lain. Tidak salah kalau majalah Times edisi 14 Juni 1999 menempatkan Tim Berners-Lee sebagai salah satu dari 100 orang yang paling berpengaruh di abad ke-20. Tim Berners-Lee berjuang untuk tetap membuat WWW terbuka, tanpa hak milik dan gratis. Dia juga yang mempopulerkan kode hypertext yang mudah dipelajari (HTML), merancang skema pemberian alamat (URL), mendesain aturan-aturan di Web yang kemudian menjadi HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). Dan saat ini dunia Web telah memasuki generasi kedua yang sering disebut dengan Web 2.0, dimana dalam generasi ini sebuah halaman web diinternet tidak lagi statis dengan penampilan dan layout yang kaku, tapi sekarang sudah bisa menampilkan tampilan multimedia secara dinamis dan bersifat user oriented, standarizable dan accessible.

Berkembangnya teknologi informasi dan telekomunikasi memang tak dapat dibendung lagi, dihampir seluruh sektor baik industri, pemerintahan, militer, akademisi sampai ke rumah tangga kita, semuanya memanfaatkannya. Sehingga kebutuhan kita akan TI sudah tak terbayangkan lagi.

Bill Gates yang seorang pendiri perusahaan software terbesar didunia yaitu Microsoft dalam kunjungannya ke Indonesia belum lama lalu mengatakan bahwa dunia akan memasuki era baru dalam teknologi digital, dia menyebutnya “Second Digital Decade”, dimana dalam dekade ini nanti, teknologi digital akan berada disetiap kamar disetiap rumah diseluruh negara, dari mulai layar sampai ke proyektor dinding dan bahkan sudah terintegrasi dengan meja diruang tamu. Nanti seluruh peralatan digital tersebut akan lebih mudah digunakan, karena akan menggunakan suara dan gerakan tubuh dibandingkan harus menggunakan mouse atau keyboard lagi. Salah satu fokus utama dalam dekade tersebut adalah menghubungkan manusia melalui internet dan seluruh aplikasi perangkat lunak dan keras nanti akan terhubung ke Internet.

Dalam dunia telekomunikasi pun sama, saat ini sedang dirancang sebuah protokol / standar telekomunikasi baru yang disebut LTE (Long Term Evolution) dimana jalur data komunikasi semakin cepat, lebih luas cakupannya, lebih besar kapasitasnya dan lebih reliable. Dengan teknologi LTE ini maka semakin mendukung terciptanya sebuah dunia tanpa batas, dimana orang yang berbeda negara saling terhubung menggunakan internet dan bisa berkomunikasi secara audio visual tanpa ada halangan dan delay yang berarti.

Mengetahui hal ini semua, umat Islam sudah seharusnya memperbaharui tema-tema dakwahnya sekaligus cara berdakwahnya. Metode-metode klasik dalam berdakwah memang tidak perlu kita hilangkan namun alangkah baiknya kita kembangkan. Disaat umat lain telah berupaya menyebarkan ajaran dan pandangannya menggunakan iklan-iklan di televisi, di komunitas maya menggunakan email, mailing list, forum diskusi sampai ke internet messenger, apakah kita akan diam saja dan hanya menjadi pengagum dan penonton mereka ?

Dakwah dalam Islam berarti mengajak seseorang atau kelompok dari tidak tahu Islam menjadi tahu, dari yang anti Islam menjadi pendukung Islam, dari yang bukan muslim menjadi seorang muslim. Dan cara kita berdakwah juga telah diajarkan yaitu menggunakan hikmah dan kata-kata yang baik, sedangkan tekniknya kita sesuaikan. Dengan mengambil konsep dakwah yang telah digariskan Rasulullah sekaligus nilai-nilai positif dari perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi maka dari sinilah tercetus kata-kata e-dakwah.

E-dakwah memiliki konsep dan hubungan yang tidak jauh dengan kata-kata e-mail, e-learning, e-government, e-commerce dan sejenisnya. Kalau email adalah metoda simpan dan teruskan dari pembuatan, pengiriman, penerimaan dan penyimpanan pesan menggunakan sistem komunikasi elektronik jaringan atau internet (wikipedia). E-government adalah penggunakan teknologi internet sebagai sebuah landasan dalam pertukaran data, penyediaan layanan dan transaksi kepada warga negara, pebisnis atau tangan pemerintah yang lain (wikipedia). Dan hampir e-e yang lainnya pun tidak beda jauh, yaitu mereka menggunakan media internet sebagai infrastrukturnya. E disini bisa berarti melibatkan cara, range / jarak / geografical position, sebuah system atau proses dan infrastruktur. Maka e-dakwah pun kurang lebih adalah proses pengajaran, pembelajaran, penyampaian sesuatu informasi / pesan berkaitan dengan dunia Islam dengan harapan orang yang diberikan informasi tersebut menjadi tertarik bahkan bisa bergabung kedalam barisan kaum muslimin. Oleh karena itu informasi yang akan disampaikan dalam e-dakwah ini harus bersifat valid, terpercaya, bukan sebuah fitnah, bersifat konstruktif, membuka dan memperdalam wawasan, terbuka untuk didiskusikan dan tidak mengandung unsur-unsur lain yang dapat merusak makna dakwah itu sendiri.

E-dakwah ini sendiri akan terus berkembang seiring dengan perkembangan ilmu, teknologi dan pengetahuan manusia, seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan dakwah Islam kepada manusia, seiring dengan pertumbuhan manusia itu yang semakin meningkat, seiring dengan pertumbuhan Islam itu sendiri.

  1. Urgensi

Umat Islam saat ini dihadapi oleh berbagai permasalahan yang kalau kita kelompokkan dalam kelompok besar itu ada 2 masalah utama, pertama yaitu yang berkaitan dengan kapasitas intelektual dan yang kedua karena permasalah moral.

Permasalahan tersebut pada akhirnya menimbulkan banyak tantangan-tantangan baru dalam dunia Islam. Tantangan yang seiring perkembangan zaman semakin bervariatif dan berbeda, sehingga membutuhkan segera solusi yang tepat dalam menjawab semua tantangan tersebut.

Namun demikian permasalahan-permasalahan tersebut tetap harus dianalisa, diidentifikasi dan dicarikan alternatif pemecahan solusinya secara rasional, relevan dan strategis melalui pendekatan-pendekatan dakwah yang sistematis dan profesional.

Coba kita kaji beberapa tantangan dakwah dibawah ini :

Dalam beberapa riset yang telah dilakukan, diketahui bahwa :

  • Setiap detik, 3075,64 USD dibelanjakan untuk pornografi

  • Setiap detik, 28258 pengguna internet melihat situs pornografi

  • Setiap detik, 372 pengguna internet mengetikkan kata kunci yang berhubungan dengan pornografi di mesin pencari

  • Jumlah halaman situs pornografi di dunia saat ini mencapai 420 juta

Cukup menarik apa yang ditulis oleh Dr. Robert Weiss dari Sexual Recovery Institute di Washington Times tahun 2000. Weiss menyatakan bahwa:

Sex adalah topik no #1 yang dicari di Internet

Studi lain yang dilakukan oleh MSNBC/Standford/Duquesne menyatakan:

60% kunjungan internet adalah menuju ke situs sex (porno)

Data ini disempurnakan oleh publikasi dari The Kaiser Family Foundation yang menyatakan bahwa:

 70% kunjungan pengguna Internet belasan tahun adalah menuju ke situs pornografi

Beberapa data lain dari TopTenReviews.Com yang berhubungan dengan situs pornografi diantaranya adalah:

  • Pencarian harian situs pornografi: 68 juta (25% dari total pencarian)

  • Jumlah email pornografi perhari: 2.5 miliar (8% dari total email)

  • Prosentase pengguna internet yang melihat pornografi: 42.7%

  • Jumlah download bulanan konten pornografi: 1.5 miliar (35% dari total download)

Total pendapatan pertahun industri pornografi di dunia adalah sekitar 97 miliar USD, ini setara dengan total pendapatan perusahaan besar di Amerika yaitu: Microsoft, Google, Amazon, eBay, Yahoo!, Apple, Netflix and EarthLink. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya industri pornografi di dunia. Sedikit berkaitan ini, salah satu tulisan di CNET tahun 1999 menyebutkan bahwa:

 Pornografi online adalah produk ecommerce yang secara konsisten menduduki peringkat pertama dalam bisnis di Internet

Dari berbagai data tentang pornografi Internet diatas, yang cukup menggemaskan, ternyata penikmat dan penerima ekses negatif dari industri pornografi di Internet bukan negara-negara produsen, tapi justru negara-negara kecil dan berkembang. Kita bisa lihat dari tren request pencarian dengan tiga kata kunci, yaitu xxx, porn dan sex, semuanya dikuasai oleh negara kecil atau berkembang seperti Pakistan, Afrika Selatan, India, Bolivia, Turki, dan juga Indonesia.

Dalam bidang ekonomi misalnya, tahukah anda bahwa ketika terjadi krisis ekonomi di negara-negara dunia khususnya Asia dan lebih khusus lagi Indonesia ditahun 1998, itu semua disebabkan oleh permainan angka-angka digital yang dilakukan anak-anak muda yang belum genap berumur 40 tahun dan semua itu dilakukan menggunakan komputer yang terhubung kejaringan internet.

Dalam bidang militer, tahukah anda bahwa ketika pesawat-pesawat amerika melakukan pengeboman diwilayah-wilayah umat Islam contohnya di Iraq tahun 2004 lalu, mereka menggunakan pesawat mata-mata (Predator Drone) tanpa awak yang terbang mengelilingi wilayah udara iraq dan akan memberitahukan posisi pejuang gerilyawan iraq kepada markas pusat untuk diserang, pesawat tersebut dikontrol oleh pusat pengendali kontrolnya yang berada nun jauh dari negeri Iraq tersebut yaitu di Nevada, Las Vegas. Mantab bukan, kita bisa mengacak-ngacak sebuah negara tanpa perlu harus berada dalam negara tersebut, semata-mata menggunakan teknologi jaringan wireless via satelit.

Bagaimana menurut anda tentang segelintir masalah diatas, bagaimana solusinya ? Apakah Islam bisa menjadi solusi terhadap masalah diatas ?

Kita butuh sebuah solusi yang tepat, strategis, relevan, bersifat massive dan global. Dan e-dakwah menjadi salah satu alternatif solusinya.

Website misalnya bisa menjadi sumber informasi yang benar tentang Islam. Semakin menjamurnya website-website yang berasal dari organisasi-organisasi Islam seluruh dunia akan semakin menambah daya jangkau dan daya sebar informasi tentang Islam. Namun untuk Indonesia sepertinya baru sebagian ormas Islam atau partai Islam yang memanfaatkan hal ini, dari perhitungan yang dilakukan belum lama ini tercatat hanya 3 partai Islam yang memanfaatkan website sebagai media dakwahnya, dan yang terbilang cukup profesional dan aktif dalam pengelolaannya hanya satu yaitu partai keadilan sejahtera dengan jumlah website lebih dari 30 dan tersebut di lebih dari 9 negara.

Untuk yang bersifat independen, kita bisa memanfaatkan media sejenis website yang lebih terkenal dengan blog. Blog ini berisikan informasi yang bersifat independen alias bebas dan tidak terikat. Semua bergantung dari yang punya blog tersebut mau diisi apa saja. Terkadang blog lebih efektif dibandingkan situs media atau website pada umumnya, karena penyampaian berita dan informasi dalam blog yang memang bersifat lugas dan apa adanya serta dibantu dengan besarnya komunitas hal ini mendorong untuk lebih cepat tersampaikannya informasi dan berita. Alhamdulillah, Indonesia ternyata tidak ketinggalan dalam masalah blog dan komunitasnya dibandingkan negara lain, tercatat untuk komunitas blog muslim di Indonesia yang terkenal diantaranya muslimblog dan forum lingkar pena. Kedua-duanya menghasilkan banyak blogger-blogger terkenal dan blog yang berkualitas.

Mailing list adalah sebuah forum diskusi yang bisa bersifat tertutup maupun terbuka melalui perantara email. Dengan mailing list, seseorang bisa berdiskusi secara bebas dan menyampaikan aspirasinya yang nantinya akan dibaca oleh seluruh member yang terdaftar dalam milis / komunitas tersebut yang bisa saja beda suku, ras agama dan negara, sehingga bisa memungkinkan berdakwah didalamnya. Terkadang karena perbedaan tersebut sangat beragam, sering terjadi perdebatan sengit didalam sebuah milis.

Situs jaring sosial / social community network adalah sebuah website yang saling menghubungkan membernya menggunakan link / hubungan. Sehingga nantinya tercipta jaringan persahabatan yang bisa saja berdasarkan almamater sekolah, tempat bekerja, hobi, negara, agama, kesamaan minat dan bakat dan seterusnya. Dari sinipun sebenarnya bisa memungkinkan memulai proses dakwah kepada orang lain yang sebelumnya tidak pernah kita kenal sama sekali. Contoh dari website seperti ini yang terkenal adalah friendster, facebook, linked-in, multiply, hi5 dan seterusnya.

Internet Messenger juga bisa menjadi ladang dakwah kita, dengan messenger ini kita bisa menginformasikan informasi yang berguna kepada orang lain secara realtime. Contohnya kita bisa mengingatkan sholat kepada teman kita yang berada ditempat lain misalnya, atau menyampaikan informasi pengajian atau apapun yang bermanfaat. Apalagi bila digabungkan dengan teknologi VoIP, yaitu penyampaian audio melalui internet. Maka kita bisa berbicara langsung dengan objek dakwah yang kita tuju secara realtime. Ditambah lagi dengan teleconference yang bisa menampilkan objeck dakwah kita secara audio visual, maka kita sudah seperti berada didepan objek dakwah tersebut dan kita bisa saling berdiskusi bersama membahas masalah sesuatu dan mengambil manfaatnya. Contohnya yang paling sering melakukan teleconference untuk dakwah adalah radiotarbiyah.net yang berbasis di gedung cyber jakarta tapi memiliki terminal relay di negara-negara lain seperti jepang, jerman, belanda dan australia. Bahkan sholat jum’at pun bisa dilakukan teleconference dengan teknologi saat ini. Betapa bermanfaatnya bukan.

Hackers, yup terkadang hacker pun berguna dalam menyampaikan informasi dakwah, walaupun ada beberapa yang tidak disarankan untuk dilakukan dan beresiko tinggi. Contoh dari pendayagunaan hackers adalah ketika dunia Islam sedang terkena fitnah besar dan mengalami ketidakadilan, maka kadang kita butuh hackers untuk menyampaikan pesan dan protes kita kepada dunia, karena hackers memiliki kemampuan untuk melewati keterbatasan akses yang tidak dimiliki pengguna komputer dan internet biasa, atau ketika sebuah situs Islam hendak diluncurkan online, maka kita butuh hackers untuk melakukan uji coba kelayakan website kita agar website kita nanti tidak mudah untuk dirusak dan diacak-acak oleh hackers lain. Contoh lain adalah dalam bidang gaming entertainment, beberapa saat yang lalu saya ketemukan hackers yang mengambil manfaat positif dari hackers lain ketika hackers tersebut telah berhasil membuat sebuah program penampil Al Qur’an kedalam sebuah Playstation Portable. Hal ini cukup membuat terobosan karena dengan ini berarti bahwa Handheld game sekalipun bisa menjadi sarana dakwah untuk orang lain.

Pembuatan software untuk kepentingan umat, misalnya software pencatat zakat (LAZ) yang saat ini sedang banyak dikembangkan (salah satunya oleh MIFTA), software untuk penghitung waris dan zakat maal, software untuk pengelolan / manajemen pesantren / mushola / perpustakaan dan lainnya. Dengan adanya software-software semacam ini maka diharapkan proses yang tadinya menggunakan tenaga manual menjadi bisa lebih terotomatisasi dan terkomputerisasi sehingga outputnya bisa lebih cepat, lebih padat dan lebih akurat.

Dengan menggunakan cara-cara diatas misalnya, maka kita sedikit membuka persaingan penyebaran informasi kepada pihak lain sehingga minimal ada balance antara mereka yang berusaha menyebarkan kerusakan dan fitnah dengan mereka yang ingin melakukan perbaikan dan dakwah. Mengenai masalah efektivitasnya maka semua kembali ke inti permasalahan, niat dan kemauan serta keikhlasan kita. Setidaknya kita telah berusaha maksimal dalam memanfaatkan fasilitas untuk kebaikan.

Wallahu’alam bisshowab.

Referensi :

  1. The World is Flat – Thomas L. Friedman
  2. Arsitek Peradaban – M. Anis Matta
  3. http://romisatriawahono.net/
  4. http://saifulmmuttaqin.blogspot.com/
  5. http://kaisaranatta.blogs.friendster.com/my_blog/
  6. http://en.wikipedia.org/wiki/Electronic_learning



$

4 comments so far

  1. anxiety disorder on

    the extreme goal is truly to find what it is actually that’s causing you to have all these catches and confront it. After your undergo social anxiety it may try to be difficult in order to observe the larger visualize, because youre therefore uneager in order to be an estimated other people you simply wish to break of every social situation making your irritating once possible. workout may actually assist soothe feelings of stress and anxiety, and so it makes sense in order to find a strong exercise can be done minus the want to allow for your home.

  2. The operate of liquid cooler is to cool the welding machines which one get heated up while.

    When you are searching for a position in current technologies, Lakeside welder school is the put to search for.
    When you use construction websites, your understand how seasonal
    the work can be. Argentina lost the war, but inflicted extraordinary casualties in the British Navy.
    some individuals really discover healthier when
    they’re with others.

  3. In comparison to other books, its author will teach that to draw in the opposite sex,
    you just need to act oneself normally. Some also has situational benefits as well as
    psychological basis, but it does lack the down-to-earth way of The Tao of Badass.
    As well as, in The Tao of Badass, you will also have the fundamental knowledge when it
    comes to dating. It’s about being confident, and being
    aware of just how to use your rivals to increase your chances of
    attracting a lady.

  4. gate1.arcus9.cz on

    Wow, that’s what I was searching for, what a material! existing here at this website, thanks admin of this site.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: